Bukittinggi - Tangis haru bercampur syukur mewarnai Kelurahan Bukit Apit Puhun, Bukittinggi, pada Jumat (08/05). Wakil Ketua DPRD Bukittinggi, Beny Yusrial, tak tinggal diam melihat warganya dilanda musibah. Ia langsung terjun memberikan bantuan nyata melalui program bedah rumah, sebuah bentuk kepedulian yang menyentuh hati.
Musibah tak terduga melanda kawasan ini pada Jumat, 1 Mei 2026. Kobaran api ganas melahap empat unit rumah semi permanen, meninggalkan puing-puing dan duka mendalam bagi para penghuninya, termasuk Ibu Syukriati.
Beny Yusrial tak mampu menutupi kesedihannya melihat dampak kebakaran yang menghantam warga Bukittinggi belakangan ini. Ia secara khusus menyoroti nasib Ibu Syukriati, yang takdir mempertemukannya dengan program bedah rumah yang diinisiasi oleh politisi muda dari fraksi Gerindra ini.
"Pertama, kami tentu sampaikan duka mendalam atas musibah kebakaran yang terjadi beberapa hari terakhir di Bukittinggi ini. Termasuk Ibuk Syukriati, yang rumahnya terbakar dan kita bantu hari ini, " ungkap Beny, suaranya bergetar menahan empati.
Ia menjelaskan bahwa program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) merupakan agenda rutin yang selalu ia perjuangkan melalui aspirasi pokok pikirannya sebagai anggota DPRD. Tahun 2026 ini, beberapa rumah telah masuk dalam daftar perbaikan, termasuk rumah Ibu Syukriati di Bukit Apit.
"Tahun ini ada satu rumah di luar dapil kami di ABTB, yang kita bantu untuk diperbaiki, yaitu di Kecamatan Guguak Panjang. Kebetulan, rumah yang kita perbaiki itu yang diusulkan tahun 2025 lalu dan direalisasikan tahun 2026 ini yaitu rumah Ibuk Syukriati ini. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban Ibuk Syukriati. Aamiin, " tambahnya penuh harapan.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Bukittinggi, Isra Yonza, menambahkan bahwa program perbaikan RTLH ini didanai oleh APBD 2026 melalui aspirasi Beny Yusrial. Untuk rumah Ibu Syukriati, alokasi dana sebesar Rp50 juta disiapkan dengan sistem swakelola.
"InsyaAllah Senin kita mulai dengan sistem swakelola. Kita targetkan perbaikan RTLH ini selsai dalam 45 hari. Ini kita laksanakan melalui pokir Bapak Beny Yusrial, untuk Ibuk Syukriati yang menjadi salah satu korban kebakaran minggu lalu. Tentu ini sangat bermanfaat bagi korban kebakaran, sehingga tempat tinggal yang terbakar sebelumnya bisa segera diperbaiki dengan cepat, " jelas Isra Yonza optimis.
Syukriati, penerima manfaat program ini, tak mampu menahan air mata haru. Ia sungguh berterima kasih atas uluran tangan Beny Yusrial dan Pemerintah Kota Bukittinggi yang telah memberikan dukungan penuh, mulai dari penanganan pasca-kebakaran hingga perbaikan rumahnya.
"Kami sangat berterima kasih atas bantuan Bapak Beny dan Pemko Bukittinggi melalui SKPD terkait, mulai dari pemadaman api, pembersihan dan sekarang akan dilakukan perbaikan. Kami ucapkan terima kasih banyak, " ucap Syukriati dengan penuh rasa syukur.(**)

Dina Syafitri