Bukittinggi - Kota Bukittinggi kini bersolek. Sebuah proyek revitalisasi tengah menyentuh Taman Depan DPRD, bagian integral dari konsep Integrated City Planning (ICP) yang digagas pemerintah setempat. Harapannya, taman ini akan menjadi kian menawan, mempercantik wajah kota dengan aneka tanaman hias yang dipilih cermat sesuai iklim tropis Bukittinggi.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Aldiasnur, mengungkapkan bahwa proyek ini merupakan langkah awal signifikan untuk mendongkrak estetika kota. Saat ini, pengerjaan sudah berjalan, dimulai dengan penyingkiran pohon-pohon pinus yang sudah lama menghiasi lokasi.
"Pembangunan yang masuk dalam konsep ICP ini, sudah mulai kita laksanakan. Tahapannya, membongkar dulu taman yang lama, termasuk pohon pinus yang ada di lokasi, " ungkapnya Rabu (26/08).
Menurut Aldiasnur, penebangan pohon pinus bukan semata-mata demi proyek, melainkan demi hasil yang optimal dan keamanan. Pohon-pohon tersebut dinilai sudah renta, akarnya menjalar hingga mengganggu area jalan, bahkan bagian tengah batangnya sudah lapuk, menimbulkan kekhawatiran.
"Penebangan pohon pinus itu memang harus kita lakukan. Karena dari segi usia, sudah cukup tua, akarnya sudah menyebar juga hingga ke jalan raya, bagian tengah dari batang pohon, ditambah lagi dengan buah pohon pinus, yang bisa membahayakan pengguna jalan. Kita tebang pohon itu sekarang, nanti kita ganti dengan tanaman hias yang lebih cocok dan mendukung estetika kota, " jelasnya.
Ia menambahkan, upaya serupa untuk merapikan dan mengganti pohon yang berpotensi membahayakan telah dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup beberapa bulan terakhir. Langkah ini diambil demi mencegah akar pohon merusak jalan dan trotoar, serta meniadakan risiko buah pohon yang bisa mencelakai pengendara.(**)

Updates.