Pemko Bukittinggi Perkuat Transformasi Digital Sekolah Lewat Workshop Guru

    Pemko Bukittinggi Perkuat Transformasi Digital Sekolah Lewat Workshop Guru
    Pemko Bukittinggi Perkuat Transformasi Digital Sekolah Lewat Workshop Guru

    Bukittinggi - Pemerintah Kota Bukittinggi mendorong percepatan transformasi digital di lingkungan sekolah menengah pertama melalui workshop yang menyasar peningkatan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran dan tata kelola sekolah. Kegiatan yang digelar di Aula Balai Kota Bukittinggi pada Selasa, 8 September 2026 ini menjadi wadah kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Informatika, Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA), serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bukittinggi.[1][2]

    Koordinator Pengawas (Korwas) Sekolah/Korwas SMP Disdikbud Bukittinggi, Maswardi, menilai langkah ini strategis untuk menjaga relevansi pendidikan di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

    “Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi, meng-update dan meng-upgrade kemampuan guru. Ini juga menjadi sebuah terobosan yang dilakukan MGMP, ” ujarnya.

    Menurut Maswardi, digitalisasi pendidikan tidak boleh berhenti pada penyediaan perangkat, aplikasi, atau koneksi internet semata. Ia menegaskan bahwa teknologi harus mampu dimanfaatkan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih kreatif, kolaboratif, dan sesuai dengan perkembangan peserta didik. “Digitalisasi dalam pendidikan merupakan suatu keharusan, ” tegasnya.

    Kepala Diskominfo Kota Bukittinggi, Asrar Fernando, menambahkan bahwa penguatan ekosistem digital di sektor pendidikan memerlukan dua pilar utama: infrastruktur yang memadai dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

    “Penguatan digitalisasi pendidikan tidak hanya membutuhkan dukungan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kemampuan sumber daya manusia agar teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal, ” ujar Asrar.

    Asrar juga menekankan pentingnya sinergi multipihak. Transformasi digital di bidang pendidikan, kata dia, butuh kerja sama erat antara pemerintah kota, sekolah, guru, serta pemangku kepentingan terkait agar ekosistem pendidikan digital di Bukittinggi semakin kuat dan berkelanjutan.

    Workshop ini dirancang untuk membekali guru SMP negeri dan swasta di Bukittinggi dengan keterampilan praktis dalam mengoptimalkan platform digital, baik untuk kegiatan pembelajaran di kelas maupun untuk efisiensi tata kelola sekolah. Diharapkan, usai kegiatan ini, guru-guru dapat mengimplementasikan inovasi pembelajaran berbasis teknologi serta memanfaatkan sistem digital untuk administrasi dan manajemen sekolah secara lebih efektif.(**)

    bukittinggi sumatera barat
    Linda Sari

    Linda Sari

    Artikel Sebelumnya

    IFK Bukittinggi Jadi Satu-satunya di Sumbar...

    Artikel Berikutnya

    Wako Bukittinggi Serukan Waspada Kabut Asap,...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    BPJS Kesehatan Perkuat Layanan Jantung JKN, Kasus Cath Lab Tembus 138 Ribu
    BPJS Kesehatan Minta Anggaran Rp20 Triliun Segera Cair, Tekan Cashflow Gap JKN
    Pastikan Kejuaraan Bola Basket Berjalan Aman, Polisi Perkuat Kehadiran di Tengah Masyarakat
    Kajari Bukittinggi Djamaluddin: Kejaksaan Perkuat Pendampingan Hukum dan Serius Perangi Narkotika
    Kalapas Irhamuddin Pimpin Kontrol Blok Hunian, Pastikan Situasi Tetap Aman

    Ikuti Kami